image/svg+xml image/svg+xml

Cara Mudah Mengatur Jam Tidur saat Puasa

Diposting oleh RK on 25th Apr 2020

Selain harus menyesuaikan perubahan pola makan, pola tidur juga akan mengalami perubahan saat puasa. Orang yang menjalankannya akan terbangun dini hari untuk sahur dan tidur malam hari untuk beribadah. Sebulan penuh menjalani rutinitas yang berbeda lama-kelamaan akan memengaruhi kesehatan tubuh secara langsung. Agar pola tidur tidak berantakan dan tubuh tidak mudah sakit, berikut tips mengatur jam tidur saat puasa:

Tidur Setelah Sahur
Sahur di Indonesia umumnya dilakukan pada pukul 03.00-04.00 setiap harinya. Setelah sahur dan shalat subuh, kamu dapat melanjutkan tidur selama 1-2 jam sebelum beraktivitas kembali. Waktu tidur selama 1-2 jam dapat digunakan untuk menambah jam tidur yang berkurang setiap harinya.

Tidur Lebih Awal
Di tengah pandemi seperti sekarang ini, pemerintah telah mengeluarkan peraturan untuk meniadakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Sebagai gantinya, kamu dapat melaksanakan ibadah tarawih di rumah dengan keluarga, sehingga shalat tarawih dapat selesai lebih cepat, dan kamu dapat memiliki waktu yang lebih lama untuk beristirahat.

Tidur Siang
Jika tubuh tidak memiliki waktu tidur yang cukup, tubuh akan lemas saat berpuasa. Untuk menghabiskan waktu siang hari saat berpuasa, kamu dapat melakukan tidur siang selama 30-60 menit. Jangan tidur siang terlalu lama, karena dapat menyebabkan kamu merasa haus saat terbangun. Tidur siang juga bisa menjadi ganti jam tidur malam yang sangat singkat.

Olahraga Secara Rutin
Meski tengah menjalankan puasa, kamu tetap disarankan untuk melakukan olahraga setiap hari, dengan intensitas ringan hingga sedang. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu dapat memilih waktu sebelum berbuka atau setelah berbuka puasa. Tidak perlu dilakukan dalam intensitas yang tinggi, cukup dengan berjalan kaki, lari di tempat, atau bersepeda saja.

Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Jika ingin memiliki kualitas tidur yang baik, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan 90 menit sebelum tidur. Jauhi makanan berlemak atau makanan olahan susu, karena kedua kandungan tersebut susah dicerna. Jika kamu memaksakan untuk mengonsumsinya, alih-alih bisa tidur, kamu justru akan mengalami kenaikan asam lambung, sehingga dada terasa nyeri. Jika sudah begitu, kamu justru tidak akan bisa tidur hingga waktu sahur tiba.

Perhatikan Minuman yang Dikonsumsi
Tips mengatur jam tidur saat puasa selanjutnya dapat dilakukan dengan memperhatikan minuman apa yang kamu konsumsi sebelum tidur. Jangan coba-coba konsumsi kafein jika kamu ingin mendapatkan waktu tidur berkualitas. Kandungan kafein akan membuat mata tetap terjaga, karena bekerja dengan menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh, sehingga membuat kamu tidak mengantuk.

Langkah terakhir dalam mengatur jam tidur saat puasa adalah dengan membuat suasana kamar nyaman dan tenang. Saat sudah memasuki waktu tidur, jangan bermain ponsel, atau menonton film di layar laptop. Buat suasana jadi sedikit redup, sehingga kamu mudah mengantuk. Kalau kamu suka dengan wewangian dari aroma terapi, kamu dapat menggunakannya dengan aroma yang menenangkan, sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik.

Anda juga dapat meningkatkan kualitas tidur Anda dengan mengkonsumsi obat herbal. obatherbalpromo menyediakan Sido Muncul Prostresa 30 Kapsul untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Valerian memiliki sifat sedatif/penenang yang disebabkan oleh tingginya kadar glutamine dalam ekstrak. Khasiat anti kejang pada perut (spasmolitik) terutama karena adanya zat valtrat atau dihidrovaltat yang mempengaruhi susunan saraf pusat. Jadi prostresa juga dapat membantu mengatsi kegelisahan dan stress. Produk Sido Muncul Prostresa diproses secara modern dan higienis, serta sudah terdaftar di BPOM sehingga aman dikonsumsi. Konsumsi secara rutin dan rasakan khasiatnya.