null
image/svg+xml image/svg+xml

Tips Mencegah Virus Corona

Diposting oleh RK on 17th Feb 2020

Penyebaran virus corona (2019-nCov) semakin bertambah. Bahkan World Health Organization (WHO) menetapkan status darurat internasional pada Kamis (30/01). Hal ini berdasarkan hasil temuan yang menyebutkan bahwa sejak 1 Februari 2020, terdapat 11.791 yang terinfeksi virus corona dan 259 di antaranya meninggal dunia. Seperti yang sudah diketahui bahwa virus corona mempunyai gejala-gejala, seperti demam, batuk, sesak napas, serta mengalami gangguan pernapasan ringan hingga berat. Namun, pada kasus lain, seseorang yang terinfeksi virus ini dapat menyebabkan pneumonia hingga kematian. Oleh karena itu, Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Terawan Agus Putranto, menyarankan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan terinfeksinya virus corona. Dia juga menambahkan bahwa masyarakat harus meningkatkan daya tahan tubuh.
"Kuncinya tetap berdoa, berpikir positif, dan jaga imunitas tubuh. Kalau daya tahan tubuh baik, tidak mudah terkena virus," kata Menkes. Apalagi di tengah kondisi seperti ini, saat virus corona mudah menyebar dan belum ditemukan vaksin untuk penanganannya. Pilihan yang terbaik adalah dengan melakukan upaya pencegahan secara internal ataupun eksternal.

Ahli kesehatan Prof Dr dr Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, mengatakan, daya tahan tubuh adalah kunci untuk menangkal virus corona. Daya tahan tubuh yang bagus bisa diperoleh dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Bagi warga kota-kota besar, aktivitas yang padat terkadang luput untuk menjaga pola hidup sehat, terutama saat harus beraktivitas di luar ruangan. Dia mengingatkan penting untuk menjaga makanan dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, istirahat yang cukup dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Selain itu menggunakan masker, terutama bila berada di tengah keramaian.

"Sementara pencegahan internal dapat dilakukan dengan memodulasi (mengatur) sistem daya tahan tubuh," kata dia, Senin (3/2). Iris menjelaskan, tubuh memiliki sistem pertahanan, sebagai mekanisme alami untuk melawan ancaman dari masuknya benda asing dari luar, seperti virus, bakteri, jamur. Bila daya tahan tubuh lemah, maka benda asing tersebut akan mudah masuk. Hal itu menyebabkan terkena infeksi dan muncul beberapa gejala misalnya bersin, demam dan lainnya.

Dengan menggunakan imunostimulan, tubuh akan merangsang pembentukan sel-sel imun yang kemudian akan membentuk antibodi. Penggunaan imunostimulan dianjurkan kepada seseorang yang akan bepergian dan sering berada di pusat keramaian. Selain itu, imunostimulan juga dianjurkan kepada kelompok usia yang rentan dengan memiliki daya tahan tubuh rendah, terutama usia di atas enam puluh tahun.

Keanekaragaman hayati Indonesia berpotensi dalam penyediaan berbagai obat-obatan alami, maupun pangan fungsional yang salah satunya berasal dari flora (tumbuh-tumbuhan), baik di darat maupun di perairan. Beberapa tanaman yang telah diketahui sebagai imunostimulan antara lain dari golongan curcuma yaitu jahe, kunyit, dan temulawak.

Obatherbalpromo.com menyediakan obat herbal berbahan dasar tanaman imunostimulan. Beberapa diantaranya adalah:


1. Borobudur Herbal Jahe 100 Kapsul


2. Herbana Relief Sari Kunyit 60 Kapsul


3. Sido Muncul Sari Temulawak 30 Kapsul


4.
Tazakka Teh Celup Curcuma